Hero Overwatch
Hero Overwatch Ke-32, Echo, Diberi Deretan Kekuatan Unik

Hero Overwatch Ke-32, Echo, Diberi Deretan Kekuatan Unik

Posted on

Hero Overwatch Ke-32, Echo, Diberi Deretan Kekuatan Unik. Ditengah-tengah penantian pada sekuel Overwatch, beberapa dari fans mungkin saja berasa kuatir. Permainan anyar itu dari pertama direncanakan supaya terpadu dengan Overwatch pertama hingga perkembangan tidak hilang serta gamer di ke-2 judul bisa bermain bersama-sama di model PvP. Tetapi kita belum mengetahui akan semacam apa penerapannya dan berapa efisien taktik ‘menyatukan’ dua permainan ini.

Hero Overwatch Ke-32

Kecuali konsentrasi pada peningkatan Overwatch 2, kita ketahui developer janji untuk selalu membuat bertambah content game yang telah ada. Di bulan November 2018, Blizzard memublikasikan film animasi singkat berjudul Reunion. Disana, mereka mengenalkan dua ciri-ciri baru. Selang beberapa saat, tokoh namanya Ashe dapat dimainkan, tetapi perlu waktu satu tahun semakin buat Echo buat ada di game. Walau sebenarnya, dia pernah tampil di trailer Overwatch 2.

Minggu ini, game director Jeff Kaplan menyampaikan kabar jika Echo pada akhirnya dapat dimainkan. Echo adalah salah satunya hero Overwatch paling unik, serta itu faktanya Blizzard memerlukan waktu lama buat menggodoknya. Echo dapat dijajal di Public Tes Region, tetapi kelihatannya developer tidak ingin cepat-cepat mendatangkannya di server standard. Kaplan katakan teamnya akan selekasnya melakukan modifikasi Echo bila mendapatkan suatu hal yang dapat menghancurkan kesetimbangan permainan.

Echo Dibuat Untuk Hero Damage

Tidak sama dari sangkaan awalnya, Echo dibuat untuk hero damage. Tetapi dia simpan banyak kekuatan yang membuat benar-benar unik, diantaranya kompetensi terbang/melayang-layang seperti Pharah atau Mercy. Serta yang sangat spesial ialah kemampuan ultimate bertopik Replicate. Dengan aktifkan, Echo dapat mengikuti hero lawan serta bisa terhubung semua kekuatannya (termasuk juga kemampuan ultimate). Itu bermakna Echo memberi pemain peluang luas buat menyesuaikan pada keadaan.

Melalui video, Jeff Kaplan menceritan sedikit background ciri-ciri ini. Echo dibikin oleh seorang periset asal Singapura, Dr. Mina Liao, dengan kekuatan memperhatikan, belajar serta mengikuti. Liao adalah ahli robotik serta AI, kerja untuk Omnica Corporation sampai pecahnya kritis Omnic. Dia selekasnya diambil Overwatch demikian kejadian itu diawali, tetapi kehilangan nyawanya dalam satu gempuran.

Pernah pelajari karakter serta rutinitas Liao, Echo sangat terpaksa diisolasi sebab Overwatch cemas tehnologinya bisa disalahgunakan serta semua project pengembangannya disetop. Echo pada akhirnya diaktifkan kembali lagi oleh Jesse McCree, orang yang semula ditugaskan buat membuat perlindungan Liao, sebab Overwatch perlu pertolongan (bisa Anda tonton di film animasi Reunion).

Jeff Kaplan katakan jika ada peluang Echo adalah hero paling akhir yang dikeluarkan untuk Overwatch sampai sekuelnya dilepaskan. Urutan peluncuran ciri-ciri game terakhir memang sedikit memusingkan: Ocho dikenalkan bersama-sama Ashe, tetapi kemudian Blizzard meluncurkan Baptiste serta Sigma, menempatkan Echo untuk hero Overwatch ke-32.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *