Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-Ocha Memerintahkan Pemberantasan Narkoba

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-Ocha Memerintahkan Pemberantasan Narkoba

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-Ocha memerintahkan tindakan keras terhadap narkoba serta penegakan hukum pengendalian senjata yang lebih ketat, selesainya penghilangan nyawa massal yang menyebabkan tewasnya 37 orang memicu seruan buat kebijakan yg lebih keras.

Prayuth sudah menjadikan pemberantasan narkoba menjadi rencana nasional yg mendesak dan memerintahkan polisi buat secara agresif menindak obat-obatan terlarang untuk memulihkan kepercayaan publik, kata juru bicara pemerintah Anucha Burapachaisri dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Polisi akan melakukan pencarian narkoba random, menangkap pelanggar serta membawa pengguna buat rehabilitasi. Pengawas akan memantau petugas sbobet mereka buat keterlibatan menggunakan narkoba, kata Anucha. Keterlibatan tadi akan mengarah pada tindakan aturan.

Prayuth jua memerintahkan pengetatan hukum pengendalian senjata dan tindakan tegas terhadap pelanggar, kata Anucha pada pernyataan terpisah.

Polisi akan memantau pihak berwenang serta individu menggunakan lisensi buat memiliki senjata buat memastikan mereka tak mempunyai “perilaku yang mengakibatkan ancaman bagi masyarakat” atau mereka berisiko dicabut izinnya, pungkasnya.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-Ocha Memerintahkan Pemberantasan Narkoba

Forum penegak aturan jua akan menindak distribusi senjata ilegal dan sentra produksi, Link Slot Gacor serta mendirikan pos investigasi buat memblokir perdagangan senjata ilegal serta transnasional, istilah Anucha.

Perintah perdana menteri datang sehabis seseorang mantan polisi yg terkait menggunakan perdagangan narkoba membunuh 36 orang pada provinsi Nong Bua Lamphu pekan lalu, sebelum mengakhiri hidupnya sendiri.

Beliau telah diberhentikan berasal kepolisian setelah ditangkap karena kepemilikan obat-obatan terlarang di bulan Januari.

Terlepas dari spekulasi bahwa pria berusia 34 tahun itu berada pada bawah efek metamfetamin, umumnya dikenal menjadi sabu, tes darah tidak menemukan jejak obat tadi, kata polisi pada hari Jumat.

Partai-partai oposisi yang dipimpin sang Pheu Thai mengkritik kebijakan anti-narkoba pemerintah dan menyerukan tindakan lebih keras. Pemimpin Pheu Thai Cholnan Srikaew juga berkata partainya akan merancang “perang melawan narkoba” Jika menentukan buat berkuasa.

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, yang tinggal pada pengasingan, mendesak pemerintah buat “meningkatkan kecepatan pemberantasan narkoba, terutama tablet metamfetamin” Judi Slot menyusul gosip pembunuhan pada Nong Bua Lamphu.

Dia memimpin kampanye anti-narkoba pada awal 2000-an yg sudah dikritik keras sang para aktivis hak asasi insan.

Pihak berwenang Thailand menyita aset senilai 10,8 miliar baht ($286,4 juta) tahun kemudian pada bawah undang-undang narkotika negara itu, berdasarkan Anucha. Mereka berharap buat menyita 100 miliar baht pada tahun 2023, ucapnya.

Thailand, saluran utama buat perdagangan narkoba pada sepanjang lembah Sungai Mekong yang luas pada Asia Tenggara, juga bekerja sama dengan negara tetangga Myanmar serta Laos buat menangkap lebih poly pelanggar, tambah Anucha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post